Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Copywriting, Tujuan, dan Jenis Copywriting untuk Menjual Produk?

 

Apa itu Copywriting, Tujuan, dan Jenis Copywriting untuk Menjual Produk?

Jenis copywriting sangat beragam, bahkan nih sobat Alfattah, saya akan berusaha menjelaskannya secara gamblang. Mulai dari pengertiannya, contoh, dan cara kita belajar copywriting ini.

Belajar copywriting melalui analisa jenis yang akan saya sebutkan, secara tidak langsung, juga membuat saya dan Anda semakin paham, ternyata ada banyak sekali jenis copywriting dan cara menerapkannya, supaya produk jualan Anda semakin laris.

Pengertian Copywriting untuk Para Penjual Produk

Apa itu Copywriting?  pengertian Copywriting, untuk mengartikan ini, secara sederhanya adalah promosi yang bertujuan untuk mendapatkan closing, atau produknya terjual.

Jika memang benar, pembaca adalah seorang penjual, yuk kuy kepoin, copywriting itu apaan. Soalnya, ada banyak juga loh macamnya.

Bagi orang yang suka jualan, menjual dengan cara nyepam, atau promosi berlebihan, mungkin itu sudah biasa dilakukan, apakah itu Anda? Menjual produk dengan cara promosi melalui sosmed terutama status whatsapp.

Untuk mendapatkan closing yang lebih abadi, harusnya Anda menanamkan ke benak pembeli, mengenai produk yang Anda jual. Jangan langsung berharap closing, karena biasanya, meskipun dengan cara nyepam bisa mendatangkan pembeli, pembeli itu hanya akan mencoba satu kali saja, lainnya? Tentu bosan dengan postingan Anda.

Nah dari sini bisa ditangkap kan, apa itu arti dari copywriting secara sederhana?

Kalau masih kurang, saya kasih pengertian copywriting menurut para ahli ya. Jefkins pada tahun 1996 yang mengatakan bahwa copywriting adalah sebuah teks atau cerita yang memiliki arti penulisan naskah iklan atau promosi sebuah produk, baik barang, maupun jasa.

Hal ini pun bisa diartikan bahwa jika Anda adalah copywriter, atau seorang penjual, tugasnya adalah membuat iklan untuk memasarkan produk, agar dagangannya cepat laku.

Jenis Copywriting yang Bisa Anda Pahami

Langsung saja masuk ke beberapa jenis copywriting, agar Anda bisa memahami jenisi iklan yang bisa menarik pembeli. Baik dengan cepat, atau hanya menanamkan edukasi, agar suatu saat kenal dengan produk itu.

Jenis copywriting, sebenarnya tergantung dari sisi mana. Jika melihatnya dari sisi bentuknya, ada Copywriting untuk brand, marketing, Direct response, seo, atau teknikal. Semuanya, sangat bermanfaat, tinggal tujuannya untuk apa, lalu disesuaikan.

Ada untuk brand, berarti membranding produknya terlebih dahulu, dan yang lain pun memiliki makna tersendiri. Saya pengen menjelaskan, tetapi kurang luas deh kalau menjabarkannya di sini, nanti saya kasih artikel lagi yang lebih lengkap.

Soalnya, ada yang lebih penting, yaitu jenis copywriting dari segi kepenulisannya. Jika Anda adalah anak literasi, copywriting dari segi kreativitas menulis, akan menjadi permainan kata yang menyenangkan.

Di antaranya, copywriting dalam teknik sederhana banget, biasanya teknik ini ditulis secara gamblang, asli seperti promosi. Kedua, Anda bisa menuliskannya dengan teknik story telling, atau jenis iklan dengan cara bercerita.

Belajar copywriting dengan cara storytelling, ternyata bisa Anda manfaatkan untuk menulis artikel di blog. Blog bisa menjadi salah satu tempat untuk membranding diri yang paling baik, karena bisa menuliskan kata dengan cara yang sangat panjang.

Saya pun melakukan itu, Anda bisa membacanya di Manfaat Blog, dan Jangan Takut untuk Menulis.

Serta masih banyak lagi jenis yang bisa Anda pelajari.

 Contoh Copywriting yang Mudah dipahami

Sobat, posisi Anda sebagai apa? Jika Anda adalah seorang pedagang, buatlah iklan untuk memasarkan produk, dengan gaya Anda sendiri. Yang tahu cocok nggak nya, yang jualan. Misalnya saja, Anda berdagang melalui status whatsapp, kenali dulu tipe pelanggan yang ada di kontak pertemanan Anda.

Contohnya saja, Anda berada di lingkungan yang suka dunia literasi, bisa nulis fiksi. Lalu, Anda sedang merencanakan menjual buku. Iklan yang cocok, lebih ke gaya bercerita atau percakapan, atau ilmu literasi yang lebih Anda kuasai.

Itu masih dalam gaya penulisan ya, belum menerapkan jenis copywriting sesuai dengan bentuknya. Misal, pengen ambil model iklan terselubung, Anda bisa memperhalus cara ikalnnya, jangan sampai menyebutkan kata Anda.

Contoh copywrting yang menarik dengan gaya bercerita iklan terselubung.

“Suatu hari, saya sedang baca kisah memilukan mengenai seorang anak yang bernasib malang, sangat bertolak belakang dengan saudara kembarnya. Untuk makan saja, harus ngemis dulu. Ceritanya apik, latar cerita pun bisa dikisahkan dengan seperti nyata.

Saya baca-baca, sampul bukunya, ternyata dari penerbit Al-Kisah. Penyajiannya sama kayak penerbitnya, kisah yang menyedihkan kayak nyata banget.”

“Nih aku kasih sampulnya, baca sendiri judulnya apa, bisa dibeli di mana, sudah tertera, aku ndak nyesel bisa beli buku ini, kapan-kapan mau beli lagi deh”

Bagaimana sobat, di iklan itu ada gambaran orang yang sedang bercerita kan? Mengenai strategi merangkai kata, bisa Anda padukan sendiri, buat sekreatif mungkin.

Sebenarnya masih banyak lagi contoh, tetapi tidak mungkin saya kasih lengkap, kalau mau nanti ada artikel sendiri deh.

Penutup

Cara membuat copywriting pun bisa menjadi lebih gampang untuk Anda terapkan, jika sudah paham dengan contoh-contoh yang saya sajikan. Pahami juga jenis-jenisnya ya, nanti saya bahas lebih detail deh di lain artikel.

 

Nur Chafshoh Sa'idah
Nur Chafshoh Sa'idah Seorang ibu rumah tanggga kelahiran asal Gresik, domisii Sidoarjo. Saya adalah pekerja freelance writer, bisa juga mengelola website, dan penggemar jalan-jalan. Jika ingin bercengkrama atau kerjasama, bisa tinggalkan komentar atau melalui Pena Alfattah (FP Facebook)

Posting Komentar untuk "Apa itu Copywriting, Tujuan, dan Jenis Copywriting untuk Menjual Produk?"