Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk Mom, Mengasuh Anak Dengan Penuh Cinta, Lakukan Ini!

Sebuah Ungkapan: “Bunda? Jangan Lelah Merawat Kami!”

Sobat Alfattah, mari belajar bersama memahami perilaku anak-anak yang kadang tidak bisa dimengerti. Jangan pernah lelah untuk mengasuh anak sebaik-baiknya, ya begitulah anak-anak. Kadang bisa diajak bersahabat, kadang membingungkan, minta apa, terkadang kita yang dewasa gagal paham akan keingingannya.

Begitulah kiranya yang terjadi pada anak saya Bun, ia berusia 2,5 tahun. Tapi kadang tiba-tiba menjerit, perihal keinginannya tidak dikabulkan. Tapi hal ini intensitasnya tidak terlalu sering sih, tapi kadang jengkel kan? Iya pernah, ada rasa jengkel, tapi mau diapain juga, dia itu masih anak-anak.

Hingga kadang saya teringat, seolah si kecil mengatakan “Bunda, jangan pernah lelah merawat kami!” Sayang anak dari orangtua merupakan salah satu yang membuktikan bahwa kita cinta kepada Allah yang menitipkan buah hati. Selalu merawat dan mengasuhnya dengan baik.

Saat Mengasuh Anak, Inilah Hal yang Bisa Bikin Anak Diam

Kelelahan karena membujuk anak agar diam dan bisa bermain seperti biasanya, adalah hal lumrah. Tapi mengetahui hal yang bisa bikin diam, tentu menjadi solusi buat para emakrs, hehe. Yuk baca ini:

1. Coba Perhatikan Keluhannya

Terkadang anak menjerit tidak jelas, ia mengalami kesakitan yang tidak bisa diutarakannya. Misalnya saja sakit perut, bagi anak yang tidak paham, ia hanya akan merengek. Padahal kalau saja ia bisa bicara, tentu orangtuanya langsung mengambilkan obat misal minyak untuk sakit perutnya.

Nah bagi sebagian anak kecil, ia tidak bisa menjelaskannya. Mangkanya, coba ajak saja untuk mengambil minyak, misal minyak kayu putih. Lalu oles-oleskan. Jangan hanya diperut, ya bisa jadi punggung dan lain-lain.

Nanti pas pengobatannya, sambil bilangin, “Nak sakit perut kah? Udah saya obatin” kalau diam, berarti memang benar lagi sakit perut. Tapi kalau tidak, ajak yang lain saja.

2. Ajak Dia Bicara Dengan Nada yang Lembut

Loh kok masih saja merengek Bun, coba ajak bicara baik-baik. Barangkali dengan nada rendah, si kecil mau mengeluhkan minta apa.

3. Jangan Pernah Sekali-Kali Mengeluarkan Intonasi Keras

Bunda harus sabar ya dalam mengasuh anak. Begitu juga dengan saya, anak kecil mah memang suka gitu. Kalau kata mertuaku, dianya ini memang bagian nguji kesabaran kita. Jadi kalau bisa, sangat diminamilisir berkata keras. Kasihan nanti psikologisnya jadi terpengaruh.

4. Ajak Ke Tempat Mainan yang Biasa dimainkan

Masih saja belum diam? Yuk ajak si kecil ke tempat biasanya menyimpan mainan. Di sana, ajak si kecil main. Kadang jadi bunda sangat melelahkan. Bagaimana tidak? Satu aktivitas belum selesai, anak malah rewel. Ya begitulah adanya, harus sabar!

Jadi langsung cus aja ajak dia main, tinggalkan sejenak aktivitas Bunda misal lagi masak. Serasa kayak dunia milik berdua ya Bun? 

Kadang coba kasih ke suami, tapi kalau pas di rumah ya Bun? Jangan sok kuat, barangkali diam si kecil. Misal suami bilang, gini aja nggak bisa diemin, apa Bun rasanya hati Bunda? Sakit….

Eh tapi yang sabar Bun, kalau anaknya satu mungkin suami akan bilang gitu. Nah yang anaknya banyak? Sudah jelas butuh bantuan suami. Pokok ajak main aja si kecil.

5. Ajak Beli Jajan

Masih saja rewel Bun? Langsung bawa duit, ajak dia beli jajan kesukaannya. Kadang anak yang rewel karena bosan, bisa jadi si kecil akan langsung diam.

6. Ajak Keluar Rumah

Nah ini seperti yang di atas, anak akan diam saat diajak keluar rumah karena si kecil jenuh. Misal nggak dibelikan jajan, yaudah pokok keluar rumah. 

7. Ajak Lihat TV

Ajak saja lihat TV. Ada sebagian anak kecil yang memang sudah hobi nonton film. Kalau yang tipe kayak gini, auto lihatkan tv saja, pilih menu yang menjadi favoritnya.

8. Dll

Menjadi orangtua banyak susahnya emang, tapi kalau kesulitan itu masih pada tahap usia anak-anak, hentikan keluhan anda ya Bunda. Jalan masih panjang. Saya nulis kayak gini, bukan karena pengalaman mengeluh atau tidak mengeluh Bun, sembari mengingatkan Bunda-bunda, saya juga lagi memotivasi diri sendiri agar senantiasa tidak mengeluh.

Keuntungan Mengenali Kebiasaan Si Kecil Saat Mengasuh Anak

Gimana ya Bun? Misal sudah berusaha mengajak ini itu, kok anak kita masih keseringan rewel. Kadang itu pun, orangtuanya yang kurang peka. Si kecil, meskipun ia masih kecil, tetapi pasti punya kecenderungan suka melakukan apa. Nah tugas kita sebagai orangtua, harus mengenalinya.

Yuk jadi orangtua yang peka, karena dengan mengenali kebiasaannya, dan bisa menjadi salah satu orangtua yang peka, kita bisa dapatkan hal ini:

1. Anak Jadi Lebih Tenang

Dengan mengenali kebiasaan anak, sang anak akan merasa puas. Apa yang menjadi keinginannya kini sudah bisa dituruti dan dimengerti. Kalau ibaratnya, si kecil sebelum mengeluhkan, orangtua sudah paham. 

Oh iya Bun, selama keinginannya tidak macam-macam, turuti saja Bun. Meski itu kadang merepotkan kita. Karena namanya anak-anak, ia belum mengerti tentang hak dan kewajiban, saatnya kita memberikan kesempatan ia berpikir dan menikmati masa bahagia ketika kecil. Karena itu juga membantu proses pertmbuhan otaknya Bun.

2. Solusi Mengasuh Jitu Untuk Anak Anda

Dengan mengetahui kebiasaan si kecil, kita tidak lagi kebingungan saat si kecil sedang rewel. Ketika momong pun hati menjadi lebih tenang. Perkembangan si kecil menjadi lebih baik, serta emosi anak menjadi stabil.

3. Kita Bisa Jejali Anak Dengan Menambahkan Kebiasaan yang Bermanfaat

Ini adalah sisi positif bagi kita yang sudah bisa mengenali keinginan anak. Selain lebih diringankan karena anak sudah tidak mudah rewel, hal lain bisa kita peroleh, membuka jalan atau cara untuk kita memberikan materi lain.

Materi lain, misal kita ingin mengajarkan anak pada kebiasaan yang baik. Dengan kebiasaan baik yang sudah terbentuk, ia akan jadi lebih cepat mengerti dan mau untuk menjalankan hal baik karena ia sudah paham. Beda lagi kalau materi-materi tambahan itu diberikan ketika ia dewasa, seolah sebagai orangtua mengajarkan untuk kedua kali, lebih menghabiskan waktu.

Penutup

Sudah semestinya bunda merawat anak dengan penuh cinta, banyak sekali di luar sana, orang-orang yang merawat anak namun tidak maksimal. Ini mengenai batas kesabaran yang anda miliki, sebagai bunda. Sampai di mana anda menjadi sosok yang jahat, ketika si kecil sedang bebuat ulah.

Dengan cara yang disebutkan sebelumnya, dari cara-cara lembut dan memberikan pengertian, di saat melihat tingkah laku anak. Tentu orangtua akan belajar banyak, tentang rahasia-rahasia anak serta pola pengasuhan yang berbeda-beda. Belajarlah dari sana!

Bagaimana Bun? Ada banyak cara agar anak yang kita asuh menjadi lebih mudah diarahkan, dan tidak terlalu rewel. Di atas merupakan sebagian saja, namun cara mengasuh anak yang lain masih bisa anda cari dan praktekkan sesuai keluhan masing-masing.


Nur Chafshoh Sa'idah
Nur Chafshoh Sa'idah Ibu dengan 2 anak, domisili Sidoarjo Jatim. Lulus KPI UINSA Surabaya tahun 2017, wanita kelahiran Gresik 1994 ini mulai bergelut dengan literasi sejak 2013, menjadi Content Writer sejak 2019, Karya buku di antaranya Manuskrip 70 Tahun Indonesia Merdeka (2016) sebuah antologi puisi, Villain (2021) novel Fantasi garapan duet, Kumpulan Cerita Anak Cerdik (2021) bersama Elfamediatama, Parenting Bala-Bala 1 Minggu 1 Cerita Bukan Resep Pengasuhan Abal-Abal (2021) karya non fiksi bareng para blogger, kunjungi rumah literasinya alfattahparenting.com dan nurchabisnis.com, perempuanberkarya.com, membuka Jasa Penulis Pena Alfattah. IG: @nurchafshoh FB: Pena Alfattah Twitter: @nurchafshoh

Posting Komentar untuk "Yuk Mom, Mengasuh Anak Dengan Penuh Cinta, Lakukan Ini!"

Seedbacklink affiliate