Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Kenalkan Anak Pada Kekayaan Alam Indonesia



Kekayaan alam Indonesia memang tidak terelakkan, banyak yang mengakui, hijaunya, beserta warna biru yang mendominasi. Menandakan Indonesia juga kawasan maritim, juga perhutanan yang masih agak terjaga. aan alam Indonesia memang tidak terelakkan, banyak yang mengakui, hijaunya, beserta warna biru yang mendominasi. Menandakan Indonesia juga kawasan maritim, juga perhutanan yang masih agak terjaga.

Indonesia kaya seperti ini, anak kecil pun harus sudah mulai dikenalkan. Tanpa peran orangtua untuk mengenalkan, tentu anak merasa kesulitan memahaminya. Caranya mudah kok, nanti di bawah akan dijelaskan caranya.

Sebagai generasi tua, hendaknya menyadarkan dan memberikan kepekaan kepada si kecil mengenai makmurnya Indonesia. Sobat Alfattah, tulisan kali ini mimin ketik saat masa ramai-ramainya ricuh demo sudah sahnya RUU Omnibuslaw kemarin tertanggal 03 Oktober 2020. Namun yang harus Anda tahu, generasi muda, anak-anak kecil bangsa Indonesia harus Anda beri tahu tentang potensi kekayaan alam Indonesia.

Seperti yang bangsa Indonesia ketahui, rakyat nusantara telah mendapat karunia Tuhan berupa alam yang begitu besarnya. Tidak hanya melulu soal kekayaan dengan cara mencari uang sebagai buruh pabrik, kita juga bisa mengelola alam Indonesia ini, dan sebisanya mengenalkan kepada anak-anak bahwa jika kita pandai nanti, tanpa orang luar negeri menjadi pemilik pabrik pun akan lebih baik.

Belajar Di Alam Akan Melatih Kepekaan Si Kecil

Sumber daya alam Indonesia ini sangatlah indah dan luas. Mengenalkan alam ini di masa kecil seseorang, adalah hal yang paling tepat. Hal ini karena otak anak, lebih cepat menangkap dan apa yang ditanam di masa kecil, lebih sulit untuk melupakannya.

Sehingga mengenalkan di usia dini menjadi langkah pertama agar generasi penerus kita di masa depan sadar akan pentingnya kekayaan alam nusantara, dan lebih memilih merawatnya sendiri ketimbang jatuh kepemilikannya pada orang asing.

Saat mindset berpikir anak benar, lebih memilih mengelolanya sendiri, dan kekayaan dari hasil kelola juga untuk negeri, tentu warga negara Indonesia lebih makmur.

Pembenahan pemikiran ini harus Anda mulai dari akarnya. Meskipun tidak dapat terpungkiri, bahwa investasi orang asing ke dalam negeri juga menjadi masukan bagi keuangan negeri, tetapi jika anak-anak negeri sendiri sanggup untuk mengelolanya, pasti negeri lebih kaya.

Cara ini (mengajarkan anak) kenal dengan alam, membuat anak kita lebih berhati-hati dan menghargai alamnya. Kejadian pembakaran hutan, serta hutan gundul pun tidak akan sampai terjadi.

Kepakaan itu bisa diajarkan kepada anak-anak, sebenarnya hanya menyentuh hal-hal yang dasar. Untuk pembelajaran itu terulas pada pembahasan berikutnya.

Inilah Cara Kenalkan Anak Pada Kekayaan Alam

Siapa yang tidak tahu mengenai pesona alam Nusantara yang begitu indahnya. Banyak orang luar negeri yang tertarik berkunjung ke sini, nah ada banyak potensi alam ini untuk memperkaya diri dan negeri kita. Tapi itu bisa terjadi, dan lebih maksimal jika yang mengelola adalah anak dalam negeri, untuk itu kenalkan kenampakan alam sejak dini, seperti di bawah ini:

1. Melalui ajakan Belajar di alam

Poin yang pertama, agar anak lebih peka dan cinta terhadap alam kita bisa menerapkannya dengan langsung terjun belajar di alam. Misalnya dengan study tour ke alam, outbond dan lain-lain.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengajaknya jalan-jalan di sekitar rumah dan bersentuhan langsung dengan alam. Bisa mengajaknya makan di bawah pohon, sesekali memberikan makanan kepada hewan-hewan peliharaan.

Rasa empati yang ada pada diri anak-anak pun akan aktif dan bisa memerdulikan alam sejak kecil.

Kepekaan adalah nomor satu, supaya anak-anak merasa bahwa alam butuh untuk dilindungi. Cara yang paling gampang, mereka langsung diajak praktek untuk merawat alam.

2. Ajarkan anak suka menggambar pemandangan alam

Selain mengenalkan alam secara langsung, bagi anak yang suka menggambar, hal itu bisa menjadi media untuk anak kenalan dengan alam. Tahu nggak nih sobat Alfattah, kenapa dari kecil kita sudah sering menggambar gunung, lalu ada matahari, ada sawah-sawah, rumah-rumah?

Itu salah satu bentuk keperdulian orangtua kita untuk mengenalkan alam kepada anak-anak. Mencintai ala mini sejak kecil. 

Bahkan terlalu sering, ada sebuah perlombaan mewarnai pemandangan alam. Anak usia TK bahkan PAUD sudah diajarkan mewarnai pemandangan alam. Mengenalkan warna gunung yang tepat, atau warna sawah yang benar.

Dengan metode mengenalkan anak pada gambar alam, tentu saja perlahan memorinya akan merekam, bahwa alam sangatlah penting. Baik bagi dirinya atau pun untuk orang lain.

Jangan cegah, jika si kecil menunjukkan kelihaian dalam menggambar alam, ia sedang berusaha menghapal apa saja yang ada di dalam pikirannya.

3. Pencinta literasi, mengasah anak dengan puisi keindahan alam ini

Para pencinta literasi, yang suka menulis, juga bisa loh mengajarkan anak-anak cinta terhadap alam. Yaitu dengan mengajarkan anak senang membuat puisi keindahan alam. Mimin yang menulis ini pun tahu pasti, puisi anak-anak tidak jauh dari tema-tema alam.

Ceritanya begini, dulu ketika waktu sekolah masih usia SD, saya mendapat tugas membuat puisi, yang ada pada buku, rata-rata tentang alam. Sawahku, Ladangku, Kelinciku, itu judul yang Minim temui, dan lain sebagainya.

Nah Anda bisa selipkan rasa cinta itu kepada anak-anak melalui menulis puisi tentang alam , bahkan tidak hanya puisi, cerpen pun bisa.

4. Ajak anak berlibur ke wisata alam Indonesia

Setelah kita puas membahas tentang literasi, sebagai orangtua, yang suka jalan-jalan, kenalkan anaknya pada alam Indonesia melalui berwisata alam tentu akan menambah rasa senang anak-anak.

Ada banyak benda alam yang bisa Anda kenalkan secara langsung. Misalnya saja jalan-jalan ke tempat wisata Goa atau prasasti peninggalan zaman dahulu. Hal ini akan membuat anak semakin bertambah wawasan dan peduli terhadap lingkungan.

Biarkan anak-anak bisa mengenali alamnya dengan caranya tersendiri. Menjadi anak yang mencintai alam sejak kecil, memang tidak mudah, butuh kita, yang bisa mengenalkannya.

5. Ajarkan anak senang merawat tanaman

Poin berikutnya, bagi Anda yang senang merawat tanaman di rumah, ajaklah anak-anak untuk ikut terjun langsung merawat tanaman. Selain menjadi hiburan anak-anak, bisa berkesan hingga dewasa nanti. Lebih-lebih si kecil saat dewasa nanti bisa mengupayakan merawat tanaman untuk menjaga dan mengolah kekayaan alam.

Merawatnya tentu tidak hanya menebangi, tetapi bersedia dengan kesadaran penuh untuk menamam kembali tanaman yang baru.

6. Kenalkan anak-anak pada bacaan (buku) tentang alam Indonesia

Poin yang terakhir, Anda harus membiasakan anak-anak membaca buku tentang alam. Seperti yang kita mengerti, bahwa buku adalah jendela dunia. Meski anak-anak belum bertumbuh dewasa, tapi si kecil sudah paham akan wajibnya menjaga lingkungan sejak ia kecil karena rajin membaca buku.

Bisa dibayangkan Sobat Alfattah? Ada banyak cara yang dapat menumbuhkan kepekaan si kecil terhadap cinta akan alam negerinya. Semoga dengan upaya ini, dapat mengurangi mindset menyerahkan kekayaan alam ini kedapa orang asing adalah hal terbaik, padahal kalau kita bisa mengelola sendiri, mengapa tidak mengelolahnya sendiri saja? 


Nur Chafshoh Sa'idah
Nur Chafshoh Sa'idah Seorang ibu rumah tanggga kelahiran asal Gresik, domisii Sidoarjo. Saya adalah pekerja freelance writer, bisa juga mengelola website, dan penggemar jalan-jalan. Jika ingin bercengkrama atau kerjasama, bisa tinggalkan komentar atau melalui Pena Alfattah (FP Facebook)

Posting Komentar untuk "6 Cara Kenalkan Anak Pada Kekayaan Alam Indonesia"