Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Kelebihan Menjadi Seorang Blogger Perempuan


Hai Sobat Alfattah, kali ini tulisan mimin tujukan kepada semua kaum perempuan, serta kepada sobat 1M1C. Mimin sendiri adalah seorang kaum ibu-ibu yang sudah siap bertemmpur di dunia blogger. Semoga semangat ini tidak begitu cepat menurun drastis, ah kebiasaan. Sumpah jika sudah jadi, dan Anda berhasil, ada beberapa kelebihan menjadi seorang blogger perempuan.

Beruntunglah jika Anda adalah salah satu bagian dari kaum wanita dan juga pencinta literasi, apalagi yang suka ngeblog. Ini dia Mimin ceritakan detail, mulai dari alasan saya lebih memilih menjadi blogger ketimbang kerja beneran di dunia nyata, sampai ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai Blogger Perempuan.

Cerita Awal Mula Suka Literasi



Sebagai seorang insan yang notabene adalah Mahasiswa, tentu harus suka berpendapat dan juga banyak bekomentar mengenai banyak hal. Hal ini pun membuat para Mahasiswa idealis harus unjuk gigi suka membaca yang menghasilkan pemikiran yang nantinya dilontarkan di depan mahasiswa lainnya juga pada para dosen.

Ah itu mah cerita saya dulu ketika mengenyam pendidikan di bangku kuliah. Pada waktu itu saya mengambil Prodi KPI Jurusan Komunikasi sekitaran tahun 2013 – 2017.

Mimin sudah lama suka bergelut dengan dunia tulis-menulis, bahkan saat pertama kali masuk kampus dan menempuh pendidikan di UIN Sunan Ampel Surabaya. Kegiatan kampus, masuk dalam wadah organisasi, Mimin langsung memilih salah satu pers kampus, tepatnya di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Nah dari kebiasaan nimbrung, nulis, dan kajian literasi, timbullah banyak keingingan menciptakan banyak karya. Tapi, itu hanyalah isapan belaka. Haha. Karena kurangnya aksi, hanya sebatas menseriusi menulis di majalah serta bulletin dari Pers Kampus ini. Padahal bisa juga menghasilkan karya di media-media lepas, bahkan tidak sedikit yang memberikan fee dengan jumlah yang lumayan.

Mengaku menjadi seorang penulis memang mudah, tetapi praktiknya sulit jika pada dasarnya adalah pemalas. Untuk mensiasati hal itu, saya pun bikin media sendiri, dulu saya milih Wordpress, karena ada salah satu mata kuliah yang mengarahkan kita membuat media Wodpress.

Kami sekelas pun akhirnya mengenal apa yang namanya media untuk menulis di google. Itu adalah Wordpress. Tetapi kantong mahasiswa tidak banjir duit, kami pun jelas memilih yang gratisan, waktu itu juga kami tidak memperdalam, hingga tak terlalu bersentuhan dan mengenal Hosting dan lain-lain.

Memang diajarkan, apa itu namanya hosting, domain dan lain-lain, tapi bagi yang tidak peka dan belum begitu tertarik, nama-nama atau istilah blogging itu hanya jadi angin lalu belaka. Begitu pun saya.

Meskipun begitu, hari itu hingga seterusnya merupakan awal yang baik bagi saya. Karena sampai saat ini, Mimin pas nulis ini, jadi bernostalgia, ternyata dulu diajarkan ya, sebenarnya lengkap, hanya saja belum saatnya saya bisa fokus ke sana.

Kenapa Memilih Menjadi Blogger Perempuan



Waktu pun berlalu, dari sekian tahun, hingga kini tahun 2020, dan saya sudah punya anak 1, nyatanya masih penasaran juga sama ngeblog. Dulu mah hanya jadi perkenalan, tetapi karena sekarang ini saya sudah terlanjur punya domain berbayar, dan kegiatan saya sehari-hari adalah freelance writer, maka kudu fokus, “Fokus Nulis.” Serta cari tahu, cara menjadi bolgger yang baik dan tepat.

Jadi gini, sebagai seorang perempuan, apalagi saya yang nikah pas waktu kuliah belum berakhir, maka harus cari kerjaan yang bisa digunakan untuk sampingan saja. Karena menjadi Ibu Rumah Tangga itu adalah juga karir, karir dunia akhirat.

Di mana saya sudah ada bekal suka menulis, meskipun kadang-kadang malas. Tapi eh jujur, rasa malas memang harus diperangi, bahkan tidak hanya dalam kasus menulis saja.

Pekerjaan yang bisa dikerjaan seorang ibu rumah tangga, tidak lain adalah yang bisa dikerjakan di rumah saja. Bisa saja memilih bekerja di luar, namun ada banyak resiko yang menghampiri, beberes dan aktivitas di rumah pun jadi lebih terbengkalai.

Terlebih bagi yang sudah punya anak (anaknya masih kecil), apa harus, budaya menitipkan anak ke orang lain atau nenek itu harus terlaksana? 

Saya pun pernah rasanya ingin bekerja di luar saja, karena kerja di luar tentu bisa menghilangkan rasa jenuh, serta gajinya juga lebih gede. Tapi apa yang dikorbankan? Banyak.

Namun saya tidak bisa memungkiri, terkadang kebutuhan keluarga yang banyak itu, menuntut wanita juga ikut andil mencari uang untuk menambal kebutuhan, kadang pula seorang suami tidak bisa menafkahi dengan baik.

Tapi bagi Anda yang bebas dari perkara pelik itu, enakan jadi Blogger saja. Kerjanya bisa di mana saja dan kapan saja, tidak terikat waktu, hanya kalau kita pingin dapat projek dan lain-lain harus tetap di jadwal, biar bisa menghasilkan bloggnya.

Alasan pekerjaan sambilan itulah yang membuat saya memilih jadi Blogger Perempuan saja.

Kelebihan Menjadi Seorang Blogger Perempuan

Poin ini yang paling gurih guys. Tahu kan, saat Anda sudah beneran bisa menghasilkan dari jerih payah menulis di blog, hingga istilahnya kita bisa disebut sebagai seorang blogger?

Bagi cowok saja, ada banyak cara menghasilkan uang melalui dunia blogging. Apalagi di masa teknologi seperti ini. Banyak perusahaan yang membutuhkan jasa kita, baik menulis di blog perusahaan, hingga orderan artikel yang membanjiri. Apalagi nih ya, Anda paham dunia SEO dan segala macam, bisa cari duit dengan jasa Backlink dan lain-lain.

Bagi perempuan bagaimana? Ah, malah berkeliaran kesempatan mencari duitnya. Saya list saja di bawah ini:

1. Beauty Bolgger

Sebagai seorang perempuan, suka berdandan dan menggunakan skincare adalah hal yang lumrah. Nah bagaimana jika Anda adalah seorang blogger perempuan, dan suka skincare an? Bisa jadi beauty blogger saja. Mengerjakan artikel klien dalam niche kecantikan.

Bahkan jika Anda rajin searching, bisa menemukan banyak web lepas yang menerima artikel dengan tema kecantikan ini.

2. Travel Blogger

Bagi ibu-ibu atau gadis yang suka berpetualang, bisa juga jadi travel bolgger. Bayangkan enaknya jadi Travel Blogger, anda bisa jalan-jalan sambil dapat pesangon. Ada juga biaya menginap yang kadang ditanggung oleh peminta review tempat wisata.

3. Jasa Artikel

Menjadi seorang yang membuka jasa artikel, ini pekerjaan yang menghasilkan pundi-pundi rupiah namun mengalir terus, selama banyak yang order. Cara banyak orderan juga mudah, asal Anda jago dan bisa menjaga kualitas tulisan, maka klien tidak akan berpindah ke lain hati.

4. Projek Mom Blogger

Hal yang gurih lagi, bagi Anda seorang blogger perempuan. Banyak projek di luar sana yang menawarkan kerja sama kepada blogger perempuan. Biasanya tugasnya adalah mereview produk baik itu alat kecantikan, atau produk untuk anak-anak Anda semisal susu formula.

Kalau kayak gini, biasanya kan para bapak-bapak nggak bisa ambil bagian? Namun ada syaratnya, blog Anda harus sesuai criteria dari klien, biasanya sih dilihat dari DA (Domain Autority) yang tinggi minimal 15, serta persyaratan lainnya.

5. Konten Placement

Yang terakhir ini biasanya bisa juga untuk kaum adam, hanya saja banyak projek yang rata-ratanya untuk para mom blogger. Content placement ini sama, menargetkan DA dan PA yang harus minimal nilainya 15 biasanya.

Pekerjaannya apa sih? Kita menulis di blog kita, (kadang artikel dari klien), tujuannya adalah ada backlink yang ditanam dalam blog kita dan mengarah pada blog klien. Sehingga bisa meningkatkan kualitas blog klien.

Nah sudah, cukup itu saja beberapa penjelasan mengenai keuntungan sebagai seorang Blogger Perempuan. Bagaimana? Banyak kan ya? Dari pengalaman Anda yang suka dan hobi menulis, jangan disia-siakan, latih terus. Untung-untung bisa menabung dengan membiasakan menulis di blog pribadi.


Nur Chafshoh Sa'idah
Nur Chafshoh Sa'idah Seorang ibu rumah tanggga kelahiran asal Gresik, domisii Sidoarjo. Saya adalah pekerja freelance writer, bisa juga mengelola website, dan penggemar jalan-jalan. Jika ingin bercengkrama atau kerjasama, bisa tinggalkan komentar atau melalui Pena Alfattah (FP Facebook)

2 komentar untuk " 5 Kelebihan Menjadi Seorang Blogger Perempuan"