Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hobi Memancing Pun Jadi Pengobat Stres Akibat Pandemi Covid-19



Pandemi Covid -19 sudah membuat banyak orang dirundung kegelisahan. Pekerjaan yang tidak pasti, harus bekerja dari rumah membuat tambah jenuh, terparah sebagian banyak dari para pekerja terkena PHK.

Sidoarjo- Kota Sidoarjo adalah sebuah kota yang berada di wilayah dekat dengan kenampakan alam berupa sungai. Hal ini mengakibatkan orang-orang di sekitar pun punya hobi memancing. Keadaan alam di dunia, termasuk Indonesia terkena dampak pandemi membuat orang-orang sempat goyah, dan menjadikan hobi mancing ini sebagai hiburan.

Negara Indonesia termasuk salah satu Negara yang terkena dampak virus Covid-19 yang parah. Bukan hanya soal virus cepat menyebar, tetapi dikarenakan dampak ekonomi menjadi kurang stabil. Kegelisahan menyoal kerja di perusahaan pun kini semakin tidak jelas.

Ada yang mengalami pemberhentian sementara, ada pula yang menerapkan WFH (Work For Home), ada pula terkena PHK. Kejadian ini membuat orang-orang yang kebetulan tinggal di Sidoarjo, dan punya hobi mancing, pun menjadi pelampiasan untuk menghilangkan jenuh dan stres.
Jika ditelaah, nasib para pekerja yang tergantung statusnya semakin banyak. Orang-orang yang bekerja sebagai pengoperasi tambang di kawasan hantaran sungai pun merasakan dampak yang lumayan besar. Karena pemberhentian sementara akibat adanya PSBB (pembatasan social berskala besar).

Kawasan Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, tiga wilayah utama di Jawa Timur harus merasakan PSBB pun gencar melaksanakan program PSBB nya masing-masing. Di setiap daerah berbeda-beda, termasuk kawasan Gresik yang memberlakukan tidak bolehnya operasi sementara untuk para pengoperasi tambang sungai.
Akibat dari peraturan baru itu, banyak dari para pekerja di tambangan (penyebrangan sungai) harus kehilangan pekerjaannya. Memang para pekerja tersebut dirundung kegelisahan, tetapi karena saking gelisahnya, akhirnya melampiaskan dengan memancing saja.

Seperti salah satu ucap warga daerah hantaran sungai, yang kebetulan posisinya sebagai pengoperasi tambangan, yang mengatakan bahwa akibat adanya pemberhentian sementara ini banyak tambangan bahkan seluruhnya, bagi tambangan yang berada di kawasan Driyorejo ditutup sementara sejak bulan April 2020.

Banyak dari pengoperasi tambangan yang memutuskan memancing saja, daripada stress di rumah. Ada pula para pekerja lain yang bekerja di perusahaan, dan terkena dampak pemberhentian juga ikut membanjiri perahu tambangan untuk memancing.
Penampakan perahu-perahu yang dipalang menggunakan kayu, menandakan bahwa perahu tersebut tidak beroperasi untuk sementara waktu. Selain para pekerjanya, orang-orang yang sudah biasa menggunaan perahu tersebut untuk akses kendaraannya setiap hari pun menjadi terganggu.

Namun hal itu juga demi kebaikan dari banyak pihak. Dengan pembatasan akses kendaraan melalui jalur laut (air) ini akan memperlancar jalannya program PSBB 3 wilayah utama Jawa Timur ini. Pasalnya, tiga wilayah ini berada di kawasan yang berdekatan, dan membutuhkan akses tambangan sebagai jalur alternative agar tidak melakukan perjalanan jauh-jauh.

Dengan pemberhentian ini, tentu saja banyak yang menjadi mengalihkan perjalanan ke jalan utama. Al hasil, para pekerja ini pun dapat terdeteksi dengan mudah apakah ada kemungkinan terkena corona atau tidak. Hal positifnya lagi, para pengguna akses jalur air yang tidak punya urusan penting pun menjadi lebih malas untuk keluar rumah.

Terkait penampakan memancing, ternyata juga dilakukan di malam hari oleh sekawanan para pekerja yang diberhentikan sementara. Mereka ini sebenarnya tidak mau hal ini sampai terjadi, tetapi apalah daya, semua sector pun terkena dampaknya.

Semoga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir, dan kini pun akses tambangan sudah mulai dibuka. Ada sebagian yang hanya beroperasi sampai petang saja, pukul 18.00. ada pula yang sudah beroperasi hingga malam hari. Pemerintah kini sudah melonggarkan peraturan, menimbang para pekerja rata-rata dari usia produktif.

Nur Chafshoh Sa'idah
Nur Chafshoh Sa'idah Seorang ibu rumah tanggga kelahiran asal Gresik, domisii Sidoarjo. Saya adalah pekerja freelance writer, bisa juga mengelola website, dan penggemar jalan-jalan. Jika ingin bercengkrama atau kerjasama, bisa tinggalkan komentar atau melalui Pena Alfattah (FP Facebook)

Post a Comment for "Hobi Memancing Pun Jadi Pengobat Stres Akibat Pandemi Covid-19"